by

Mengenal Apa Itu pH dan Air Alkali

Dalam minuman kemasan, kita sering mendengar istilah PH yang terkandung dalam suatu minuman kemasan. Namun, terkadang kita kurang memahami, bahkan tidak mengetahui apa itu istilah PH pada air minum.

pH (Power of Hydrogen) adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Ia didefinisikan sebagai kologaritma aktivitas ion hidrogen (H+) yang terlarut. Koefisien aktivitas ion hidrogen tidak dapat diukur secara eksperimental, sehingga nilainya didasarkan pada perhitungan teoretis. Skala pH bukanlah skala absolut. Ia bersifat relatif terhadap sekumpulan larutan standar yang pH-nya ditentukan berdasarkan persetujuan internasional. [1] pH dengan kata lain merupakan indikator tingkat asam atau basa pada air yang dinilai dengan skala 0-14.

Sifat air terbagi menjadi 2 yakni Asam dan Basa. Air yang netral alias tidak asam ataupun basa memiliki kandungan pH dengan skala 7 sedangkan air asam memiliki pH kurang dari skala 7 dan lebih dari skala 7 memiliki sifat basa. Setiap angka menggambarkan perubahan derajat asam ataupun basa sebesar 10 kali. Jadi air dengan pH 50 kali lipat lebih asam dari pada air dengan pH enam.

Kadar pH dalam air sangat dipengaruhi oleh kandungan kimia di dalamnya. Oleh karenanya, pH sering dipakai sebagai indikator apakah air tersebut mengalami perubahan kimiawi atau tidak. Air dengan pH yang terlalu tinggi atau rendah, masing-masing memiliki efek samping.

Air yang sangat asam dapat menimbulkan korosi atau bahkan menghancurkan logam. Sedangkan air yang memiliki kadar pH yang tinggi memiliki kadar basa yang terlalu tinggi mengakibatkan rasa yang pahit serta menimbulkan endapan yang melapisi pipa dan alat perkakas. [2]

Kadar pH air minum umumnya adalah 6 sampai 7. Namun ada juga air minum dengan tingkat pH yang lebih tinggi, yaitu 8 sampai 9. Air minum seperti ini disebut juga sebagai air alkali. Beberapa orang percaya bahwa air alkali dapat menetralkan asam dalam tubuh.

Air Alkali

Air alkali sangatlah populer dikalangan masyarakat. Banyak pakar kesehatan menentang penggunaannya karena penelitian yang ada saat ini masih belum cukup untuk membuktikan berbagai klaim mengenai manfaat air alkali. Namun, beberapa dari penelitian menunjukan bahwa air alkali dapat bermanfaat pada beberapa kondisi tubuh seperti :

  1. Air alkali dipercaya dapat menurunkan asam lambung. Pada sebuah studi di tahun 2012 mengungkapkan bahwa minum air alkali dengan pH skala 8,8 dapat membantu menonaktifkan pepsin atau enzim penyebab refluks asam lambung dan mengurangi tingkat keasaman isi lambung. Namun, penelitian lebih lanjut masih harus dilakukan untuk membuktikan klaim tersebut pada manusia.
  2. Air alkali juga dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker pada manusia. Sel-sel kanker dalam tubuh akan berkembang baik jika tubuh memiliki kondisi asam yang tinggi. Air alkali dipercaya dapat membantu mengurangi kadar asam pada darah sehingga diperkirakan dapat bermanfaat untuk memperlambat atau menghentikan proses pertumbuhan sel-sel kanker. Namun pada akhirnya teori ini masih banyak ditentang hingga saat ini karena belum ada bukti ilmiah mengenai hal ini.
  3. Air alkali dipercaya mampu menyehatkan tulang. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk membuktikan bahwa air alkali dapat menyehatkan tulang. Sebuah penelitian pada tahun 2009 menunjukan bahwa air alkali dengan kandungan bikarbonat dan kalsium yang tinggi dapat meningkatkan kekuatan pada tulang. Namun, teori ini masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat apakah efek ini berguna dalam jangka panjang serta dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang.
  4. Air alkali juga dipercayai seseorang meningkatkan metabolisme, membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih efektif, dan memperlambat proses penuaan. Akan tetapi teori ini belum pada dipastikan benar adanya, karena masih dibutuhkan penelitian khusus untuk mempercayai teori ini. [2]

Singkat kata, pH air minum sesungguhnya tidak bisa dikaitkan dengan manfaat tertentu bagi tubuh. Jadi, ketimbang harus bingung menentukan kadar pH air minum, lebih baik memilih air minum yang sesuai rekomendasi saja.

Environmental Protection Agency (EPA) di Amerika Serikat merekomendasi tingkat pH air minum yang aman dikonsumsi oleh manusia ada di kisaran pH 6,5 hingga pH 8,5. Jika pH air minum berada dalam level yang direkomendasikan, air tidak akan merugikan. Kegunaannya dalam meraih hidrasi sehat pun bisa dijamin.

Perlu disadari, dalam memastikan kecukupan cairan tubuh, air putih memang menjadi asupan yang paling direkomendasikan. Agar lebih mudah menentukan air untuk dikonsumsi, pilih AQUA.

Air AQUA sudah sesuai rekomendasi BPOM dan SNI sehingga dipastikan aman. Jaminan keamanan dari air yang dikonsumsi kian bertambah karena AQUA juga melakukan lebih dari 400 cek kualitas guna memastikan air layak minum. Bukan hanya itu, AQUA berasal dari 17 sumber air pegunungan terpilih di Indonesia. AQUA melakukan riset dan penelitian setidaknya satu tahun terlebih dahulu sebelum menentukan mata air.

AQUA pun mengambil air langsung dari sumbernya. Ini dilakukan untuk memastikan kebaikan air tetap terjaga hingga ke tangan konsumen. AQUA juga melakukan perlindungan sumber air dan area sekitarnya, demi keberlangsungan sumber air dan kemurnian air tetap terjaga. Dengan demikian, kandungan mineral bermanfaat yang ada di dalam air AQUA tidak akan hilang atau berkurang. Oleh karena itu, pilih air minum yang pasti aman dan berkualitas seperti AQUA. [3]

  1. https://id.wikipedia.org/wiki/PH
  2. https://www.alodokter.com/manfaat-ph-air-minum-yang-lebih-tinggi-bagi-tubuh
  3. https://www.sehataqua.co.id/memahami-ph-air-minum-yang-baik/

News Feed