by

Anak Tak Rewel Usai Vaksin Difteri dengan Cara Ini

Ingin mengajak si Kecil untuk melakukan vaksin difteri? Terapkan cara ini agar ia tak bertingkah rewel setelahnya!

Vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit, termasuk dalam hal difteri. Sayangnya, tak sedikit orang tua yang kebingungan untuk membawa anak mendapatkan vaksin difteri. Apakah Anda salah satunya?

Tidak dimungkiri, vaksinasi difteri memang bisa menimbulkan efek samping ringan pada anak. Kendati begitu, efek samping tersebut bisa membuat anak menjadi rewel setelahnya.

Nah, sebagai upaya untuk mengatasi sikap rewel anak supaya lebih cepat ‘adem’, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter memberikan tips sebagai berikut:

  • Berikan pelukan

Cobalah untuk mendekap erat tubuh anak ketika ia hendak disuntikkan vaksin difteri. Pelukan yang Anda berikan membuat si Kecil merasa aman dan tenang.

“Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics mengatakan bahwa orang tua sebaiknya berada di dekat anak saat ia divaksin. Hal ini bertujuan agar perhatian si Kecil bisa teralihkan sehingga ia tidak merasa kesakitan,” kata dr. Astrid.

  • Berikan makan atau minum

Pada bayi yang masih berusia di bawah 6 bulan, pemberian ASI usai vaksinasi adalah metode yang tepat untuk menenangkannya. Selain dapat meredakan rasa haus, kegiatan menyusui yang dilakukan juga dapat membuat bayi merasa relaks, apalagi jika dilakukan perlekatan payudara secara langsung.

Jika anak sudah lebih besar, memberikan makan atau minum yang disukai dapat menjadi pengalih perhatian rasa sakit yang dialami akibat suntikan vaksin difteri. Sesuaikan pemberian makan dan minum dengan petunjuk dan anjuran yang diberitahukan oleh petugas saat proses pemberian vaksin berlangsung.

  • Mengajak bermain

Mengalihkan perhatian adalah fokus utama untuk membuat si Kecil tak melulu kepikiran tentang rasa sakit yang dialami akibat vaksin difteri. Untuk hal ini, Anda bisa mengajaknya memainkan permainan kesukaan.

Jika tidak memungkinkan, Anda juga bisa membacakannya buku cerita atau melakukan hal sederhana lain yang disukai si Kecil. Ingat, tujuan utamanya adalah untuk mengalihkan perhatian anak dari rasa sakit yang dialaminya.

  • Kendalikan efek samping

Jika sikap rewel yang anak lakukan adalah akibat efek samping seperti demam, segera redakan dengan pengobatan yang sesuai. Selain itu, jaga asupan cairan anak dengan memberinya air putih atau ASI. Jika demam yang dialami si Kecil mencapai 38 derajat Celsius atau lebih, segera periksakan ke dokter.

Anak rewel setelah vaksin difteri adalah sebuah kewajaran. Hal yang paling penting, Anda memberikan kenyamanan pada anak dan berusaha untuk mengalihkan perhatiannya dari rasa sakit. Akan tetapi, jika sikap rewel si Kecil terus berlanjut dan disertai dengan adanya demam hingga 38 derajat Celsius atau lebih, jangan tunda untuk segera berobat ke dokter, ya!

News Feed